Berita Olahraga Bola, UBOcash – Giorgio Chiellini diganjar card merah ketika Italia menang 3-1 atas Israel terhadap partai Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa di Stadion Sammy Ofer, Senin (5/9/2016).

Chiellini diusir wasit terhadap menit ke-55, sesudah dia menerima card kuning ke-2 akibat melanggar Tomer Hemed.

Sementara itu, Italia mendapati tripoin berkat gol dari Graziano Pelle, Antonio Candreva, & Ciro Immobile. Israel membalas lewat Tal Ben Haim.

Italia mengawali pesta kepada menit ke-14. Berawal dari umpan silang Luca Antonelli, Graziano Pelle menambahkan bola utk mengakses score.

Cemari Kemenangan Italia, Chiellini Kena Kartu Merah

Tujuh belas menit berselang, Italia menggandakan keunggulan dari titik putih. Candreva maju sbg eksekutor & mengarahkan bola berlawanan bersama pergerakan penjaga gawang.

Penalti ini didapatkan Italia sebab Ben Bitton melanggar Giancomo Bonaventura di ruang kanan kotak penalti.

Israel cuma membutuhkan disaat empat menit utk memangkas jarak. Prosesnya lumayan menawan. Ben Haim mengorbitkan bola dari luar kotak ke pojok kanan gawang Gianluigi Buffon.

Chiellini turut andil dalam gol ini. Bola operan beliau berhenti di kaki Tomer Hemed, yg hasilnya membuat assist utk gol Ben Haim.

Kesempatan Italia utk meraup tiga angka terancam sebab mesti main-main dgn 10 pemain dalam 35 menit terakhir laga.

Insiden ini kembali melibatkan Chiellini & Hemed. Nama terakhir dilanggar dgn keras maka terjatuh ke tanah. Tidak ada pilihan lain bagi wasit tidak hanya melayangkan card kuning ke-2 utk Chiellini.

Pengusiran ini sekaligus jadi noda bagi Chiellini yg melakoni partai ke-90 dgn tim nasional Italia.

Alih-alih kehilangan tiga poin, Italia justru melebarkan jarak berkat Ciro Immobile. Sesudah menerima bola dari Pelle, dirinya melancarkan tembakan ke pojok kanan bawah gawang.

Gol Immobile menutup laga ini. Score 3-1 utk kemenangan Italia terpampang ketika jeda.

Hasil ini mengantarkan Italia ke posisi ke-2 klassement Kelompok G. Mereka kalah selisih gol dari Spanyol yg menang 8-0 atas Liechstenstein.