Berita Olahraga Bola, UBOcash – Manajer Manchester United, Jose Mourinho, mengeluarkan sebuah pernyataan yang menyindir Arsenal dan Liverpool. Intinya dia menyebut Arsenal dan Liverpool belum selevel dengan MU.

Sindiran Mourinho itu sebenarnya merupakan respon atas kritikan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp dan pelatih Arsenal, Arsene Wenger. Klopp dan Wenger sebelumnya memang mempertanyakan keputusan MU yang membeli Paul Pogba dengan harga yang sangat mahal.

Seperti diketahui Paul Pogba dibeli Manchester United dari Juventus dengan harga 105 juta Euro atau sekitar Rp 1,5 triliun. Pogba pun meraih status sebagai pesepak bola termahal dunia, memecahkan rekor Gareth Bale.

Jose Mourinho Kecilkan Liverpool dan Arsenal

Terkait transfer mahal Pogba itu, Klopp berpendapat bahwa pembelian pemain termahal tidak memberikan jaminan sukses untuk Manchester United. Sementara Wenger menyebut nilai transfer Pogba yang selangit itu sebagai sebuah transfer yang gila.

Menanggapi penilaian dua koleganya itu, Mourinho pun merespons dengan komentar yang tak kalah pedasnya. Dia menyebut opini Klopp dan Wenger sebagai sesuatu yang tidak etis.

Dalam pernyataannya yang disiarkan MUTV, Selasa (9/8), The Special One menyerang balik Klopp dan Wenger dengan mengatakan bahwa kedua pelatih itu iri karena mereka tidak mungkin melakukan itu di klubnya. Hanya klub sebesar Manchester Unted yang mampu membeli pemain dengan harga mahal dan membuat rekor.

Lebih lanjut Mourinho mengatakan bahwa Klopp dan Wenger baru bisa merasakan kebanggaan membeli pemain terbaik dengan harga mahal jika mereka bergabung dengan klub terbaik dunia seperti Manchester United. Dengan kata lain, mereka tak mungkin bisa merasakan itu bila masih membesut Liverpool dan Arsenal. Karena kedua klub itu belum selevel MU.

“Saya paham soal pembicaraan tersebut. Dalam sepak bola, terkadang terjadi pemecahan sebuah rekor, dan hal itu hanya mungkin terjadi di klub-klub seperti Manchester United,” kata Mourinho.

“Ketika saya mendengar kritik dari sejumlah manajer, saya tak berpikir bahwa mereka pernah mengalami hal tersebut. Sebab, untuk mengalaminya, Anda harus berada di klub terbaik dunia, dan di Manchester United hal itu bisa terjadi,” tambah pelatih asal Portugal ini.